
Seiring perkembangan zaman, tuntutan ekonomi telah mendorong semakin banyak perempuan untuk terlibat dalam dunia kerja. Namun, keterlibatan ini tidak jarang memunculkan ketegangan dan masalah psikologis, salah satunya adalah fear of success—ketakutan terhadap keberhasilan.
Menurut Yuliana Intan Lestari (2017), Perempuan yang bekerja sering kali mengalami konflik peran ganda, yaitu konflik antara peran profesional dan peran domestik, yang dapat memicu fear of success. Fear of success mengacu pada ketakutan individu terhadap konsekuensi sosial negatif dari kesuksesan, seperti hilangnya feminitas, penurunan harga diri sosial, atau penolakan sosial.
Selain faktor eksternal, faktor internal seperti hardiness—ketangguhan pribadi dalam menghadapi stres—juga berperan penting. Perempuan dengan tingkat hardiness yang tinggi diyakini mampu mengelola stres dengan lebih baik sehingga berpotensi menurunkan tingkat fear of success.