Toxic positivity adalah kepercayaan akan konsep positif yang berlebihan, menuntut seseorang untuk selalu positif di segala keadaan dan mengabaikan emosi negatif. Akan tetapi proses dari toxic positivity akan menghasilkan penyangkalan, minimalisasi dan invalidasi terhadap pengalaman emosi manusia yang sebenarnya. Seperti individu yang menekan emosinya diatas kondisi yang tidak mengenakkanatau berperilaku seperti sedang tidak terjadi apa-apa memiliki phsiological arousal ( waspada dan memiliki perhatian penuh secara fisiologis, ditandai dengan adanya peningkatan aktivitas seperti detak jantung yang lebih kencang dan lain sebagainya).